![]()
(Deutsch) Augen auf und durch
Maaf, halaman ini tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Versi bahasa JermanPosted on 11:45 in demokrasi, Indonesia, Publikasi, sektor keamanan dan pertahanan, Watch Indonesia! dalam Media
![]()
(Deutsch) Augen auf und durch
Maaf, halaman ini tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Versi bahasa JermanPosted on 11:45 in demokrasi, Indonesia, Publikasi, sektor keamanan dan pertahanan, Watch Indonesia! dalam Media
![]()
(Deutsch) Der Aufarbeitungsprozess in Osttimor
maaf, halaman ini tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Versi bahasa JermanPosted on 04:42 in Hak Asasi Manusia, Indonesia, Informasi dan Analisa, Timor Leste, Timor Timur, Publikasi, Transitional Justice, Transitional Justice
![]()
(Deutsch) Jakarta bereitet Notfall-Erlass vor
maaf, halaman ini tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Versi bahasa JermanPosted on 14:38 in demokrasi, Keadilan dan Hukum, Indonesia, Hukum & Tata Negara, Publikasi, sektor keamanan dan pertahanan, Watch Indonesia! dalam Media
![]()
(Deutsch) Indonesien: „Bürgerliche Freiheiten in Gefahr“
maaf, halaman ini tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Versi bahasa JermanPosted on 11:07 in demokrasi, Indonesia, Publikasi, sektor keamanan dan pertahanan, Watch Indonesia! dalam Media
![]()
(Deutsch) Indonesischer Islamist wird angeblich von der Regierung unterstützt
maaf, halaman ini tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Versi bahasa JermanPosted on 11:32 in demokrasi, Indonesia, Publikasi, sektor keamanan dan pertahanan, Watch Indonesia! dalam Media
![]()
Panglima TNI Meminta Maaf
Kompas, 05 Oktober 2002
Jakarta, Kompas – Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Endriartono Sutarto meminta maaf atas kekeliruan masa lalu dan juga beberapa kejadian di masa kini yang dilakukan anggota TNI. Perbuatan anggota TNI dalam berbagai tindak pelanggaran disiplin itu telah membawa dampak kerugian yang tidak kecil di kalangan masyarakat dan menempatkan TNI pada posisi sulit.
“Sorotan tajam masyarakat, kritikan pedas, tuntutan bahkan hujatan kepada TNI, kesemuanya itu merupakan suatu konsekuensi yang harus diterima dengan lapang dada sebagai ... baca semuanya
Posted on 14:03 in demokrasi, Hak Asasi Manusia, Indonesia, Publikasi, sektor keamanan dan pertahanan, Watch Indonesia! dalam Media
![]()
(English) „Make Love, Not War!“ in Aceh
maaf, halaman ini tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Versi bahasa InggrisPosted on 12:10 in Aceh, Sejarah & Tinjauan, Indonesia, Publikasi, Konflik Regional, Watch Indonesia! dalam Media
![]()
(Deutsch) Bob Hasan vor IOC Ausschluss
maaf, halaman ini tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Versi bahasa JermanPosted on 13:32 in Ekonomi, Perburuhan & Korupsi, Indonesia, Informasi dan Analisa, Publikasi
![]()
(Deutsch) Drei Jahre Haft für den Ex-Gouverneur
maaf, halaman ini tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Versi bahasa JermanPosted on 14:59 in Indonesia, Timor Leste, Timor Timur, Publikasi, Transitional Justice, Transitional Justice, Watch Indonesia! dalam Media
![]()
Reaksi di Jerman terhadap vonis Pengadilan Ad Hoc Timtim
Deutsche Welle Radio: Laporan dan Komentar, 16 Agustus 2002
Setelah berbagai vonis dijatuhkan oleh Pengadilan HAM Ad Hoc kasus Timtim, berbagai reaksi muncul. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga diluar negeri. Sampai saat ini, hanya mantan gubernur Timtim, Abilio José Soares, yang dijatuhi hukuman, yaitu 3 tahun penjara. Sementara mantan Kapolda Timtim, Timbul Silaen, beserta dengan lima terdakwa lain, yang semuanya anggota militer dan polisi, divonis bebas. Bagaimana reaksi di Jerman atas vonis tersebut? Berikut ... baca semuanya